Demak (Humas) — Upaya peningkatan mutu pendidikan madrasah terus menjadi komitmen Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah. Sebagai bentuk dukungan nyata, Ketua Tim Kerja Kurikulum dan Kesiswaan Madrasah Kanwil Kemenag Jateng, Juair, meninjau langsung berbagai praktik baik yang telah diterapkan di MIN 7 Demak pada Selasa (6/10/2026).
Kedatangan tim Kanwil disambut langsung oleh Kepala MIN 7 Demak, Muhajir, yang memaparkan berbagai inovasi dan perkembangan di lingkungan sekolahnya.
"Kami di sini terus melakukan terobosan untuk kegiatan anak didik, antara lain pembelajaran jarimatika, optimalisasi pengelolaan green house, penyediaan gazebo baca, hingga program pilah sampah yang pengelolaannya melibatkan peserta didik secara langsung," ujar Muhajir.
Mengingat letak geografis madrasah yang berdekatan dengan aliran sungai, MIN 7 Demak memanfaatkan potensi tersebut dengan mengelola kolam budidaya lele dan nila. Program ini menjadi salah satu praktik baik yang memberikan dampak positif dan nilai edukatif bagi para murid.
Guna mengikuti perkembangan era digital, Muhajir juga mendorong penguatan publikasi kegiatan sekolah melalui media sosial. Selain itu, pendekatan personal kepada murid rutin dilakukan untuk memahami kebutuhan peserta didik sekaligus menyelaraskan agenda madrasah.
Di bidang keagamaan dan akademis, pihak madrasah menyiapkan guru tahfidz guna mendukung program ujian terbuka hafalan Al-Qur'an bagi murid. Dengan total 13 ruang kelas yang dimiliki, pihak sekolah berkomitmen memberikan ruang tumbuh kembang yang optimal.
"Doakan tahun depan kami bisa mewujudkan kelas unggulan. Ini merupakan cita-cita bersama yang sudah mulai kami rintis dari sekarang," kata Muhajir optimistis.
Meski baru memimpin selama dua bulan, Muhajir bergerak cepat menciptakan berbagai terobosan, termasuk mengupayakan pembenahan dan pengembangan kantin sekolah. Upaya peningkatan mutu ini dilakukan demi menarik minat masyarakat sekitar untuk mempercayakan pendidikan putra-putrinya di MIN 7 Demak.
"Dibandingkan dengan sekolah sejenis di wilayah sekitar, pendaftar di MIN 7 Demak alhamdulillah tetap lebih banyak," ungkapnya.
Kedatangan tim Kanwil disambut langsung oleh Kepala MIN 7 Demak, Muhajir, yang memaparkan berbagai inovasi dan perkembangan di lingkungan sekolahnya.
"Kami di sini terus melakukan terobosan untuk kegiatan anak didik, antara lain pembelajaran jarimatika, optimalisasi pengelolaan green house, penyediaan gazebo baca, hingga program pilah sampah yang pengelolaannya melibatkan peserta didik secara langsung," ujar Muhajir.
Mengingat letak geografis madrasah yang berdekatan dengan aliran sungai, MIN 7 Demak memanfaatkan potensi tersebut dengan mengelola kolam budidaya lele dan nila. Program ini menjadi salah satu praktik baik yang memberikan dampak positif dan nilai edukatif bagi para murid.
Guna mengikuti perkembangan era digital, Muhajir juga mendorong penguatan publikasi kegiatan sekolah melalui media sosial. Selain itu, pendekatan personal kepada murid rutin dilakukan untuk memahami kebutuhan peserta didik sekaligus menyelaraskan agenda madrasah.
Di bidang keagamaan dan akademis, pihak madrasah menyiapkan guru tahfidz guna mendukung program ujian terbuka hafalan Al-Qur'an bagi murid. Dengan total 13 ruang kelas yang dimiliki, pihak sekolah berkomitmen memberikan ruang tumbuh kembang yang optimal.
"Doakan tahun depan kami bisa mewujudkan kelas unggulan. Ini merupakan cita-cita bersama yang sudah mulai kami rintis dari sekarang," kata Muhajir optimistis.
Meski baru memimpin selama dua bulan, Muhajir bergerak cepat menciptakan berbagai terobosan, termasuk mengupayakan pembenahan dan pengembangan kantin sekolah. Upaya peningkatan mutu ini dilakukan demi menarik minat masyarakat sekitar untuk mempercayakan pendidikan putra-putrinya di MIN 7 Demak.
"Dibandingkan dengan sekolah sejenis di wilayah sekitar, pendaftar di MIN 7 Demak alhamdulillah tetap lebih banyak," ungkapnya.

0 Komentar